Hari Ke-3 MATAMUDA, Pembiasaan Religi Terus Ditanamkan Sejak Dini

MITAATWedung – Kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) MI TAAT Wedung memasuki hari ke-3 pada Rabu (15/07/2026). Seperti hari-hari sebelumnya, kegiatan diawali dengan pembiasaan religi yang menjadi ciri khas dalam membentuk karakter peserta didik.

Sejak pagi hari, seluruh peserta didik mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan seperti berdo’a bersama, pembacaan Asmaul Husna, serta pelaksanaan sholat dhuha. Suasana khidmat dan penuh semangat tampak dari antusiasme murid dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan.

Pembiasaan religi ini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan MATAMUDA, yang tidak hanya berfokus pada pengenalan lingkungan madrasah, tetapi juga penanaman nilai-nilai keislaman sejak dini. Hal ini sejalan dengan tujuan MATAMUDA sebagai sarana membentuk karakter religius dan akhlak mulia bagi murid

Kegiatan hari ke-4 ini diharapkan semakin memperkuat kebiasaan baik yang akan terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah maupun di rumah. Dengan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, diharapkan murid dapat tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak, dan berprestasi.

Dengan semangat MATAMUDA, MI TAAT Wedung terus berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang religius, ramah anak, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.

Menara Angka di MATAMUDA MI TAAT: Belajar Seru, Asah Numerasi dan Perkuat Kerja Sama

MITAATWedung — Kegiatan Masa Ta’aruf Murid Baru (MATAMUDA) di MI TAAT Wedung berlangsung meriah dan penuh semangat melalui permainan edukatif “Menara Angka” (15/7/26). Permainan ini menjadi salah satu metode pembelajaran yang dikemas secara menyenangkan untuk membantu murid baru beradaptasi dengan lingkungan madrasah.

Dalam kegiatan tersebut, para murid dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menyusun menara dari kaleng angka sesuai instruksi yang diberikan. Setiap kelompok dituntut untuk bekerja sama, berdiskusi, serta berpikir cepat dalam menyusun angka secara tepat dan berurutan.

Melalui permainan Menara Angka, murid tidak hanya dilatih kemampuan numerasinya, tetapi juga diajak untuk membangun kebersamaan, komunikasi, dan kekompakan dengan teman-teman barunya. Suasana yang ceria membuat murid tampak antusias dan aktif mengikuti setiap tahapan permainan.

Guru MI TAAT Wedung menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pembelajaran sejak dini dengan pendekatan yang menyenangkan. Selain itu, permainan kelompok seperti ini juga menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan kemampuan bersosialisasi siswa.

Kegiatan Menara Angka dalam rangkaian MATAMUDA ini diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi murid baru, sehingga mereka merasa nyaman, semangat, dan siap mengikuti proses pembelajaran di MI TAAT Wedung.

Semangat Kebersamaan Warnai Senam Bersama MATAMUDA MI TAAT Wedung

MITAATWedung — Kegiatan Masa Ta’aruf Murid Baru (MATAMUDA) di MI TAAT Wedung berlangsung meriah dan penuh semangat melalui agenda senam bersama yang diikuti oleh seluruh murid dan bapak ibu guru. 

Sejak pagi hari, para murid tampak antusias mengikuti gerakan demi gerakan senam yang dipandu oleh instruktur. Dengan iringan musik yang ceria, suasana lapangan madrasah dipenuhi keceriaan dan kebersamaan. Senam bersama ini menjadi salah satu kegiatan pembiasaan yang bertujuan untuk menanamkan pola hidup sehat sekaligus mempererat keakraban antar siswa.

Kepala MI TAAT Wedung menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kesehatan jasmani, tetapi juga sebagai sarana membangun semangat kebersamaan dan kekompakan sejak hari pertama masuk madrasah.

“Melalui senam bersama, anak-anak diajak untuk bergerak aktif, ceria, dan saling mengenal satu sama lain dalam suasana yang menyenangkan,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa baru dapat merasa lebih nyaman dan siap mengikuti rangkaian kegiatan MATAMUDA selanjutnya dengan penuh semangat.

Seru dan Penuh Keceriaan! Hari Pertama MATAMUDA MI TAAT Diisi Pengenalan dan Permainan Edukatif

 

MITAATWedung, (13/7/26) Kegiatan hari pertama Masa Ta’aruf Murid Baru (MATAMUDA) di MI TAAT berlangsung meriah dan penuh semangat. Setelah rangkaian pembukaan serta kegiatan pembiasaan seperti berdoa, membaca Asmaul Husna, sholat dhuha, dan makan bersama, para siswa baru mengikuti materi perdana yang dikemas secara menyenangkan.

Materi hari pertama difokuskan pada proses pengenalan lingkungan madrasah. Kegiatan diawali dengan perkenalan Bapak dan Ibu guru sebagai pembimbing utama murid selama belajar di MI TAAT. Suasana semakin hangat ketika murid diajak saling berkenalan dengan teman baru melalui permainan balon yang seru dan interaktif.

Selanjutnya, murid dikenalkan dengan lingkungan madrasah melalui permainan “kereta”, di mana mereka diajak berkeliling sambil mengenal berbagai fasilitas yang ada. Kegiatan ini bertujuan agar murid merasa lebih akrab dan nyaman dengan lingkungan barunya.

Keceriaan semakin terasa dengan sesi bernyanyi bersama yang diikuti dengan penuh antusias oleh para murid. Sebagai penutup, seluruh peserta diajak berdoa bersama sebelum pulang, menandai berakhirnya kegiatan hari pertama dengan penuh kebahagiaan.

Dengan pendekatan yang menyenangkan dan edukatif, diharapkan siswa baru dapat beradaptasi dengan baik serta semakin semangat dalam memulai perjalanan belajar di MI TAAT.

Awal Penuh Berkah! Hari Pertama MATAMUDA MI TAAT Tanamkan Karakter Sejak Dini

MITAAT, (13/7/26) Hari pertama Masa Ta’aruf Murid Baru (MATAMUDA) MI TAAT berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi oleh Kepala Madrasah yang memberikan sambutan sekaligus motivasi kepada para murid untuk memulai perjalanan belajar dengan semangat dan akhlak yang baik.

Setelah pembukaan, seluruh murid mengikuti rangkaian kegiatan pembiasaan harian yang menjadi ciri khas MI TAAT. Diawali dengan do’a bersama, dilanjutkan pembacaan Asmaul Husna yang menggema penuh kekhusyukan, serta pelaksanaan sholat dhuha berjamaah yang menambah suasana religius dan menenangkan.

Tak hanya itu, kebersamaan semakin terasa saat para murid mengikuti kegiatan Makan Bersama Bergizi (MBG). Momen ini menjadi sarana untuk menumbuhkan nilai kebersamaan, kedisiplinan, serta pola hidup sehat sejak dini.

Melalui rangkaian kegiatan di hari pertama ini, MI TAAT tidak hanya mengenalkan lingkungan madrasah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai spiritual, kebersamaan, dan karakter positif kepada para murid baru. MATAMUDA menjadi langkah awal yang berkesan dalam membentuk generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing.

Semangat Kebersamaan dan Kemandirian Warnai Perkemahan Satu Muharram MI TAAT Wedung

MITAATWedung, 15 Juni 2026 – Kegiatan PERSAMU (Perkemahan Satu Muharram) menjadi pembuka rangkaian Haflah Akhirussanah MI TAAT Wedung Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung pada tanggal 15–16 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik anggota Pramuka Siaga dan Penggalang dengan penuh antusias sebagai sarana pembinaan karakter, kedisiplinan, dan kemandirian.

PERSAMU diselenggarakan di lingkungan madrasah dengan mengusung semangat kebersamaan dan pendidikan karakter melalui kegiatan kepramukaan yang edukatif dan menyenangkan. Berbagai agenda dilaksanakan, mulai dari upacara pembukaan, permainan edukatif, kegiatan keagamaan, hingga penjelajahan yang melatih kerja sama dan kepemimpinan peserta.
Kepala MI TAAT Wedung dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan PERSAMU tidak hanya menjadi wahana rekreasi edukatif, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter peserta didik agar lebih mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa sosial yang tinggi.

"Melalui kegiatan PERSAMU ini, kami berharap peserta didik memperoleh pengalaman berharga yang dapat membentuk kepribadian yang tangguh serta mempererat persaudaraan antarsiswa," ungkapnya.

Suasana perkemahan berlangsung meriah dan penuh semangat. Para peserta terlihat aktif mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang telah disiapkan oleh pembina. Selain menumbuhkan jiwa kepramukaan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keislaman melalui berbagai aktivitas ibadah dan pembiasaan akhlakul karimah.


PERSAMU menjadi langkah awal yang penuh makna dalam rangkaian Haflah Akhirussanah MI TAAT Wedung Tahun Ajaran 2025/2026. Setelah kegiatan ini, akan dilanjutkan dengan berbagai agenda lainnya, yaitu Pentas Seni pada 18 Juni 2026, Karnaval pada 19 Juni 2026, serta Pengajian Umum dan Penerimaan Raport pada 20 Juni 2026.

Dengan terselenggaranya PERSAMU, MI TAAT Wedung kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh.

Upacara Bendera

 

Amanat Pembina Upacara Bapak Nur Yanto, S.Pd.I

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salam sejahtera bagi kita semua,
Selamat pagi anak-anakku yang saya banggakan.

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya, kita dapat melaksanakan upacara bendera pada pagi hari ini dengan tertib dan khidmat.

Anak-anak yang saya cintai,

Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan sebuah pesan sederhana namun sangat penting:

"Berilmu tidak diamalkan bagaikan pohon tak berbuah."

Artinya apa?

Ilmu itu ibarat pohon. Tapi kalau tidak diamalkan, sama saja seperti pohon yang besar tapi tidak menghasilkan buah—tidak bermanfaat.

Kita semua datang ke madrasah untuk mencari ilmu, tapi ilmu itu tidak boleh hanya disimpan di dalam buku, di dalam catatan, atau di dalam kepala. Ilmu itu harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh kecil:

  • Kita diajarkan jujur, tapi apakah kita sudah jujur saat ulangan?
  • Kita diajarkan disiplin, tapi apakah kita datang ke sekolah tepat waktu?
  • Kita tahu pentingnya tanggung jawab, tapi apakah kita mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh?

Jangan sampai ilmu yang kita miliki hanya menjadi hiasan, tanpa memberi manfaat untuk diri sendiri dan orang lain.

Ilmu tanpa amal = sia-sia.

Tapi ilmu yang diamalkan = akan menjadi berkah.

Akhir kata, saya mengajak kalian semua:

Mari tidak hanya menjadi pelajar yang pandai, tetapi juga yang berakhlak, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Sekian amanat dari saya.
Terima kasih atas perhatian kalian.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam merah putih!