Latihan Pramuka Hadirkan Diskusi, Permainan Perkenalan, dan Pengenalan Nilai-Nilai Kepramukaan


MITAATWedung, 31 Juli 2026 – Kegiatan latihan Pramuka kembali dilaksanakan dengan materi yang disesuaikan dengan jenjang anggota pramuka, yaitu Pramuka Siaga dan Pramuka Penggalang. Latihan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kepramukaan, membangun kebersamaan, serta meningkatkan semangat belajar melalui metode yang menyenangkan.

Bagi Pramuka Penggalang, kegiatan diisi dengan sesi diskusi dan permainan perkenalan (ice breaking) yang bertujuan mempererat persahabatan, melatih kemampuan berkomunikasi, serta menumbuhkan rasa percaya diri dalam berinteraksi dengan sesama anggota regu.

Sementara itu, Pramuka Siaga mendapatkan materi pengenalan Gerakan Pramuka, Dwi Satya, dan Dwi Dharma sebagai dasar pembentukan karakter. Melalui penyampaian materi yang interaktif dan mudah dipahami, para peserta diajak mengenal nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, tolong-menolong, serta kecintaan keluarga, dan sesama.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Para peserta aktif mengikuti setiap sesi, baik dalam diskusi maupun permainan edukatif yang dirancang untuk menumbuhkan kerja sama dan rasa kekeluargaan.

Melalui latihan rutin ini, diharapkan setiap anggota Pramuka dapat memahami nilai-nilai dasar kepramukaan sekaligus menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, mandiri, disiplin, dan peduli terhadap lingkungan serta masyarakat.

Pembiasaan Pagi di Madrasah Tanamkan Karakter Religius dan Disiplin Murid

MITAATWedung, 31 Juli 2026 – Dalam rangka membentuk karakter religius dan membiasakan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari, MI Tarbiyatul Athfal (MI TAAT) secara rutin melaksanakan kegiatan pembiasaan pagi yang diikuti oleh seluruh murid dan dewan guru. 

Kegiatan setiap hati Jumat dilaksanakan di halaman madrasah  yang awali dengan pembacaan Asmaul Husna, doa bersama, pelaksanaan Sholat Dhuha, serta pembacaan doa-doa harian. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat dan menjadi bagian dari program pembiasaan yang dilaksanakan setiap pagi sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

Melalui kegiatan ini, madrasah berupaya menanamkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, kedisiplinan, serta akhlak mulia kepada murid. Selain memperkuat karakter religius, pembiasaan pagi juga diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih tenang, nyaman, dan penuh semangat.

Kepala Sulaiman, S.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan pembiasaan pagi merupakan salah satu program unggulan madrasah dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik.

"Dengan membiasakan murid membaca Asmaul Husna, berdoa, melaksanakan Sholat Dhuha, dan mengamalkan doa-doa harian, kami berharap nilai-nilai keagamaan dapat tertanam dalam kehidupan mereka, baik di lingkungan madrasah maupun di rumah," ujarnya.

Melalui program pembiasaan ini, MI TAAT Wedung berkomitmen untuk terus menghadirkan lingkungan pendidikan yang religius, berkarakter, dan mampu membentuk generasi islam yang beriman, bertakwa, serta berakhlakul karimah.

Puncak Peringatan 1 Muharram 1448 H dan Akhir Tahun Ajaran 2025/2026, MI Tarbiyatul Athfal Resmi Tutup Perkemahan dan Anugerahkan Penghargaan Regu Tergiat


MITAATWedung, (Selasa 16/6/27) – MI Tarbiyatul Athfal secara resmi menutup gelaran Perkemahan Satu Muharram 1448 H pada hari Selasa 16 Juni 2026. Kegiatan rutin tahunan ini sekaligus menjadi momentum penutupan akhir tahun ajaran 2025/2026. Acara penutupan yang berlangsung di halaman madrasah diakhiri dengan pemberian penghargaan bagi regu-regu pramuka tergiat.

Perkemahan yang berlangsung selama dua hari ini mengusung tema "Satyaku kudarmakan, Darmaku Kubaktikan " dan diikuti oleh anggota  penggalang. Selama perkemahan, para peserta dibekali dengan berbagai kegiatan spiritual menyambut tahun baru Islam, penguatan karakter, kerja sama tim, serta evaluasi capaian belajar selama satu tahun ajaran terakhir.
Dalam sambutan penutupnya, Kepala MI Tarbiyatul Athfal selaku Kamabigus, Sulaiman S. Pd. , menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan semangat seluruh peserta.
"Perkemahan Satu Muharram 1448 H ini bukan sekadar pergantian tahun hijriah atau akhir dari kalender akademik 2025/2026. Ini adalah momentum refleksi diri untuk melangkah lebih baik, baik dalam aspek spiritual maupun prestasi akademis ke depan," ujarnya.
Puncak acara penutupan ditandai dengan pengumuman dan penganugerahan penghargaan bagi Regu Tergiat. Penghargaan ini diberikan berdasarkan akumulasi penilaian kedisiplinan, kekompakan, kebersihan tenda, serta kemenangan dalam berbagai perlombaan orisinal yang digelar selama perkemahan.

Tingkatkan Karakter dan Pembiasaan Islami, MI Tarbiyatul Athfal Wedung Rutinkan Kegiatan Kokurikuler Setiap Hari

MITAATWedung (Rabu, 29/7/26) – Dalam upaya membina karakter religius serta meningkatkan ketakwaan para murid sejak dini, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Tarbiyatul Athfal Wedung konsisten menggelar kegiatan kokurikuler keagamaan setiap pagi.

Untuk Jadwal kegiatan pembiasaan di hari Rabu ini berlangsung di halaman madrasah yang diikuti oleh seluruh murid dan dewan guru. Rangkaian acara dimulai jam 07.00 WIB. diawali dengan pembacaan Asmaul Husna, dilanjutkan dengan Doa Bersama, pembacaan Istighotsah, dan pelaksanaan Sholat Dhuha.
Kepala MI Tarbiyatul Athfal menyampaikan bahwa kegiatan kokurikuler ini dirancang sebagai wadah pembiasaan Islami bagi murid agar dapat mengamalkan ajaran agama Islam tidak hanya di lingkungan madrasah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari di rumah dan masyarakat.
"Melalui pembacaan Asmaul Husna dan Istighotsah, kita ingin menanamkan rasa keagungan Allah SWT serta melatih kelembutan hati murid-murid. Sedangkan pelaksanaan Sholat Dhuha dan doa bersama menjadi sarana untuk melatih disiplin beribadah serta memohon keberkahan dalam menuntut ilmu," ujar Sulaiman selaku Kepala MI Tarbiyatul Athfal Wedung.
Suasana khidmat dan penuh keberkahan senantiasa mewarnai halaman MI Tarbiyatul Athfal setiap Rabu pagi. Para siswa tampak antusias dan tertib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Pembiasaan ini juga terbukti memberikan dampak positif terhadap kesiapan mental murid sebelum memulai Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di dalam kelas.
Pihak madrasah berharap kegiatan ini dapat terus berjalan secara konsisten dan menjadi ciri khas unggulan madrasah dalam mencetak generasi islam yang berakhlakul karimah, unggul dalam ilmu taat beribadah yang berfaham Ahlussunnah Wal Jama'ah An Nahdliyah.

Kepala MI Tarbiyatul Athfal Wedung Pimbina Upacara Bendera Hari Senin (20/7/26)

MITAATWedung, 20 Juli 2026 – MI Tarbiyatul Athfal Wedung menggelar Upacara Bendera Hari Senin yang pertama di tahun ajaran 2026/2027 berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat di halaman madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid, dewan guru, serta tenaga kependidikan MI Tarbiyatul Athfal Wedung.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala MI Tarbiyatul Athfal Wedung, Bapak Sulaiman, menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya membangun karakter disiplin, tanggung jawab, dan semangat belajar sejak dini. Beliau mengajak seluruh murid untuk senantiasa menjaga akhlak mulia, menghormati guru dan orang tua, serta memanfaatkan waktu belajar dengan sebaik-baiknya.

Dalam amanatnya, Bapak Sulaiman juga mengingatkan bahwa kedisiplinan merupakan kunci utama dalam meraih prestasi. Melalui pelaksanaan upacara bendera secara rutin, diharapkan seluruh warga madrasah dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air, memperkuat jiwa nasionalisme, serta membiasakan sikap disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

Upacara berlangsung dengan lancar mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, hingga doa penutup. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat.

Melalui kegiatan ini, MI Tarbiyatul Athfal Wedung terus berkomitmen membentuk generasi yang berakhlakul karimah, berilmu, disiplin, dan berprestasi sesuai dengan nilai-nilai pendidikan madrasah. MI Tarbiyatul Athfal Wedung merupakan madrasah swasta di Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, yang berada di bawah binaan Kementerian Agama. 

Upacara Bendera Hari Senin Berlangsung Khidmat, Ibu Sholikhatus Sa'adah Bertindak sebagai Pembina Upacara

MITAATWedung, (Senin, 27 Juli 2026) – Seluruh warga madrasah mengikuti pelaksanaan Upacara Bendera Hari Senin yang berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat di halaman madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh kepala madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh murid.

Bertindak sebagai pembina upacara adalah Ibu Sholikhatus Sa'adah. Dalam amanatnya, beliau mengajak seluruh murid untuk terus menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta semangat belajar sebagai bekal dalam meraih prestasi. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga etika, menghormati guru dan orang tua, serta membangun karakter yang berakhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Ibu Sholikhatus Sa'adah mengingatkan seluruh murid agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan madrasah, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, dan memanfaatkan waktu belajar dengan sebaik-baiknya. Nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta cinta tanah air diharapkan terus menjadi budaya positif di lingkungan madrasab.

Pelaksanaan upacara berlangsung dengan lancar mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, hingga doa penutup. Kegiatan upacara merupakan bagian dari pembinaan karakter murid yang bertujuan menumbuhkan sikap nasionalisme, kedisiplinan, dan tanggung jawab sesuai dengan kebijakan pelaksanaan upacara bendera di madrasah. 

Melalui kegiatan rutin ini, diharapkan seluruh warga madrasah semakin termotivasi untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, disiplin, dan berprestasi, sehingga mampu mewujudkan generasi yang berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Keluarga Besar MI Tarbiyatul Athfal Bertakziyah ke Rumah Duka Almarhum Bapak Saifuddin

MITAATWedung, 23 Juli 2026 – Innalillahi wa inna ilaihi raji'un.

Sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada keluarga yang sedang berduka, Keluarga besar MI Tarbiyatul Athfal Wedung melaksanakan takziyah ke rumah duka Bapak Saifuddin, orang tua dari Ananda Ibrahim Surya (Kelas 3) dan Ananda D'tara Aulya Ramadhani (Kelas 6), pada Kamis, 23 Juli 2026.

Kunjungan takziyah ini menjadi wujud silaturahmi sekaligus ungkapan belasungkawa atas wafatnya almarhum. Dalam kesempatan tersebut, rombongan menyampaikan doa serta memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.

Segenap keluarga besar MI Tarbiyatul Athfal Wedung turut mendoakan semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala dosa dan khilafnya, melapangkan alam kuburnya, memberikan cahaya di dalam kuburnya, serta menganugerahkan husnul khatimah dan menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya.

Keluarga Besar MI Tarbiyatul Athfal Wedung juga berdoa semoga Ananda Ibrahim Surya, Ananda D'tara Aulya Ramadhani, serta seluruh keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran, keikhlasan, kekuatan, dan keteguhan hati.

Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya milik Allah-lah apa yang Dia ambil dan milik-Nya pula apa yang Dia berikan. Segala sesuatu di sisi-Nya memiliki batas waktu yang telah ditentukan. Maka bersabarlah dan harapkanlah pahala dari Allah."

Semoga doa dan kebersamaan yang terjalin dalam takziyah ini menjadi penguat bagi keluarga yang berduka serta mempererat ukhuwah di antara keluarga besar MI Tarbiyatul Athfal Wedung . 

Doa untuk Almarhum:

Allahummaghfir lahu warhamhu wa 'afihi wa'fu 'anhu, wa akrim nuzulahu wa wassi' mudkhalahu, waghsilhu bil ma'i wats-tsalji wal barad, wa naqqihi minal khathaya kama yunaqqats-tsaubul abyadhu minad-danas. Allahumma aj'alhu min ahlil jannah.

Aamiin ya Rabbal 'Alamin.