Karnaval Akhirussanah YPI Sultan Fatah Wedung Tampilkan Kreativitas Peserta Didik

MITAATWedung – Suasana meriah mewarnai pelaksanaan Karnaval Akhirussanah Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Sultan Fatah Wedung Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian acara Akhirussanah tersebut berlangsung semarak dengan menampilkan beragam kreativitas dari seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan YPI Sultan Fatah Wedung.

Setiap lembaga menghadirkan penampilan terbaiknya melalui berbagai atraksi, kostum tematik, seni budaya, hingga pertunjukan yang mencerminkan kreativitas dan bakat para peserta didik. Masyarakat tampak antusias menyaksikan iring-iringan karnaval yang melintas di sepanjang rute kegiatan.

Salah satu penampilan yang berhasil mencuri perhatian adalah atraksi Barongsai Dragon Boy Semarang yang turut ambil bagian dalam memeriahkan karnaval. Aksi energik dan penuh semangat dari para pemain barongsai mendapat sambutan meriah dari para penonton serta menambah semarak suasana acara.

Karnaval Akhirussanah tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengekspresikan kreativitas, melatih rasa percaya diri, serta memperkuat kebersamaan antar lembaga pendidikan di lingkungan YPI Sultan Fatah Wedung.

Melalui kegiatan ini, YPI Sultan Fatah Wedung berharap nilai-nilai kebersamaan, kreativitas, dan semangat melestarikan budaya dapat terus tumbuh di kalangan peserta didik, sekaligus mempererat hubungan antara lembaga pendidikan dengan masyarakat.

Acara berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kegembiraan, menjadi penutup yang berkesan dalam rangkaian kegiatan Akhirussanah Tahun Pelajaran 2025/2026.

Ziarah ke Makam Pendiri MI Tarbiyatul Athfal Wedung Tanamkan Nilai Keteladanan kepada Murid

MITAATWedung, 3 Agustus 2026 – Setelah pelaksanaan Upacara Bendera Hari Senin dan kegiatan pembiasaan harian, keluarga besar MI Tarbiyatul Athfal Wedung melaksanakan kegiatan ziarah ke makam Mbah KH. Syahid Muhammad Ali dan KH. Ali Mukarrom Syahid, yang merupakan salah satu pendiri MI Tarbiyatul Athfal Wedung.

Kegiatan ziarah ini diikuti oleh kepala madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta murid sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai penghormatan kepada para ulama dan pendiri madrasah yang telah berjasa dalam dunia pendidikan Islam.

Rangkaian kegiatan diawali dengan tausiyah singkat yang mengingatkan pentingnya menghargai jasa para pendahulu, pembacaan tahlil, dan doa bersama, murid diajak untuk meneladani semangat perjuangan, keikhlasan, dan dedikasi para pendiri dalam membangun lembaga pendidikan yang hingga kini terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kepala MI Tarbiyatul Athfal Wedung menyampaikan bahwa ziarah ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter. Diharapkan peserta didik dapat mengenal sejarah madrasah, menghormati para pendiri, serta termotivasi untuk belajar dengan sungguh-sungguh demi melanjutkan cita-cita luhur mereka.

Semoga kegiatan ini menjadi pengingat bagi seluruh warga madrasah untuk senantiasa menjaga nilai-nilai keislaman, kebersamaan, dan semangat pengabdian dalam mewujudkan generasi Islam yang berakhlakul karimah, Unggul dalam ilmu, taat beribadah berfaham Ahlussunnah wal Jama'ah, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

Murid Kelas 4 Jadi Petugas Upacara, Pembina Tanamkan Mental Juara kepada Seluruh Murid MI Tarbiyatul Athfal Wedung

MITAATWedung, 3 Agustus 2026 – Suasana khidmat mewarnai pelaksanaan upacara bendera rutin Hari Senin di halaman MI TAAT, Senin (3/8/2026). Upacara yang diikuti seluruh murid, guru, dan tenaga kependidikan tersebut berlangsung lancar dengan siswa kelas 4 mendapat amanah sebagai petugas upacara.

Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, hingga doa bersama, dilaksanakan dengan tertib dan penuh semangat. Penampilan siswa kelas 4 sebagai petugas upacara mendapat apresiasi karena menunjukkan kedisiplinan dan tanggung jawab.

Bertindak sebagai pembina upacara, Bapak Mad Shoheh menyampaikan amanat yang berfokus pada pembentukan karakter murid. Dalam pesannya, beliau mengajak seluruh murid MI TAAT untuk memiliki mental juara sebagai bekal meraih prestasi dan menghadapi berbagai tantangan.

"Murid MI TAAT harus memiliki mental juara. Juara bukan hanya tentang menjadi yang terbaik dalam perlombaan, tetapi juga memiliki semangat belajar, disiplin, percaya diri, pantang menyerah, dan selalu berusaha memberikan yang terbaik dalam setiap kesempatan," ujar Bapak Mad Shoheh di hadapan peserta upacara.

Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh karakter yang kuat, akhlak yang baik, serta kemauan untuk terus berkembang.

Pelaksanaan upacara bendera menjadi salah satu sarana pendidikan karakter di MI TAAT. Selain menumbuhkan rasa cinta tanah air, kegiatan ini juga melatih kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama, dan tanggung jawab siswa melalui keterlibatan langsung sebagai petugas upacara.

Melalui amanat yang disampaikan, pihak madrasah berharap seluruh murid semakin termotivasi untuk meningkatkan prestasi, menjaga sikap disiplin, serta menanamkan mental juara dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

Barongsai Dragon Boy Semarang Meriahkan Haflah Akhirus Sannah YPI Sultan Fatah Wedung Tahun Pelajaran 2025/2026

MITAATWedung, – Dalam rangka memeriahkan kegiatan Haflah Akhirus Sannah Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Sultan Fatah Wedung Tahun Pelajaran 2025/2026, tim Barongsai Dragon Boy Semarang menampilkan atraksi memukau di halaman MI TAAT Wedung, yang disambut antusias oleh seluruh peserta didik dan tamu undangan (19/6/26). 

Penampilan barongsai menjadi salah satu rangkaian acara yang berhasil menarik perhatian ratusan hadirin, mulai dari peserta didik, orang tua/wali murid, dewan guru, hingga masyarakat sekitar. Dengan gerakan yang lincah, penuh semangat, serta diiringi tabuhan musik tradisional khas barongsai, para pemain Dragon Boy Semarang menyuguhkan pertunjukan yang menghibur sekaligus mengundang decak kagum para penonton.

Kehadiran Barongsai Dragon Boy Semarang semakin menambah semarak pelaksanaan Haflah Akhirus Sannah yang merupakan agenda tahunan YPI Sultan Fatah Wedung sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya proses pembelajaran Tahun Pelajaran 2025/2026. Selain menjadi momentum pelepasan peserta didik, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara keluarga besar yayasan, peserta didik, orang tua, alumni, serta masyarakat.

Ketua panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada tim Barongsai Dragon Boy Semarang yang telah memberikan penampilan terbaiknya sehingga mampu menghadirkan suasana yang meriah dan berkesan bagi seluruh hadirin.

Melalui penyelenggaraan Haflah Akhirus Sannah ini, YPI Sultan Fatah Wedung berharap dapat terus menumbuhkan semangat belajar, memperkuat karakter peserta didik, serta meningkatkan sinergi antara lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berprestasi, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Semangat kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi diri, meraih prestasi, serta melangkah menuju jenjang pendidikan berikutnya dengan penuh optimisme.

Latihan Pramuka Hadirkan Diskusi, Permainan Perkenalan, dan Pengenalan Nilai-Nilai Kepramukaan


MITAATWedung, 31 Juli 2026 – Kegiatan latihan Pramuka kembali dilaksanakan dengan materi yang disesuaikan dengan jenjang anggota pramuka, yaitu Pramuka Siaga dan Pramuka Penggalang. Latihan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kepramukaan, membangun kebersamaan, serta meningkatkan semangat belajar melalui metode yang menyenangkan.

Bagi Pramuka Penggalang, kegiatan diisi dengan sesi diskusi dan permainan perkenalan (ice breaking) yang bertujuan mempererat persahabatan, melatih kemampuan berkomunikasi, serta menumbuhkan rasa percaya diri dalam berinteraksi dengan sesama anggota regu.

Sementara itu, Pramuka Siaga mendapatkan materi pengenalan Gerakan Pramuka, Dwi Satya, dan Dwi Dharma sebagai dasar pembentukan karakter. Melalui penyampaian materi yang interaktif dan mudah dipahami, para peserta diajak mengenal nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, tolong-menolong, serta kecintaan keluarga, dan sesama.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Para peserta aktif mengikuti setiap sesi, baik dalam diskusi maupun permainan edukatif yang dirancang untuk menumbuhkan kerja sama dan rasa kekeluargaan.

Melalui latihan rutin ini, diharapkan setiap anggota Pramuka dapat memahami nilai-nilai dasar kepramukaan sekaligus menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, mandiri, disiplin, dan peduli terhadap lingkungan serta masyarakat.

Pembiasaan Pagi di Madrasah Tanamkan Karakter Religius dan Disiplin Murid

MITAATWedung, 31 Juli 2026 – Dalam rangka membentuk karakter religius dan membiasakan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari, MI Tarbiyatul Athfal (MI TAAT) secara rutin melaksanakan kegiatan pembiasaan pagi yang diikuti oleh seluruh murid dan dewan guru. 

Kegiatan setiap hati Jumat dilaksanakan di halaman madrasah  yang awali dengan pembacaan Asmaul Husna, doa bersama, pelaksanaan Sholat Dhuha, serta pembacaan doa-doa harian. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat dan menjadi bagian dari program pembiasaan yang dilaksanakan setiap pagi sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

Melalui kegiatan ini, madrasah berupaya menanamkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, kedisiplinan, serta akhlak mulia kepada murid. Selain memperkuat karakter religius, pembiasaan pagi juga diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih tenang, nyaman, dan penuh semangat.

Kepala Sulaiman, S.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan pembiasaan pagi merupakan salah satu program unggulan madrasah dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik.

"Dengan membiasakan murid membaca Asmaul Husna, berdoa, melaksanakan Sholat Dhuha, dan mengamalkan doa-doa harian, kami berharap nilai-nilai keagamaan dapat tertanam dalam kehidupan mereka, baik di lingkungan madrasah maupun di rumah," ujarnya.

Melalui program pembiasaan ini, MI TAAT Wedung berkomitmen untuk terus menghadirkan lingkungan pendidikan yang religius, berkarakter, dan mampu membentuk generasi islam yang beriman, bertakwa, serta berakhlakul karimah.

Puncak Peringatan 1 Muharram 1448 H dan Akhir Tahun Ajaran 2025/2026, MI Tarbiyatul Athfal Resmi Tutup Perkemahan dan Anugerahkan Penghargaan Regu Tergiat


MITAATWedung, (Selasa 16/6/27) – MI Tarbiyatul Athfal secara resmi menutup gelaran Perkemahan Satu Muharram 1448 H pada hari Selasa 16 Juni 2026. Kegiatan rutin tahunan ini sekaligus menjadi momentum penutupan akhir tahun ajaran 2025/2026. Acara penutupan yang berlangsung di halaman madrasah diakhiri dengan pemberian penghargaan bagi regu-regu pramuka tergiat.

Perkemahan yang berlangsung selama dua hari ini mengusung tema "Satyaku kudarmakan, Darmaku Kubaktikan " dan diikuti oleh anggota  penggalang. Selama perkemahan, para peserta dibekali dengan berbagai kegiatan spiritual menyambut tahun baru Islam, penguatan karakter, kerja sama tim, serta evaluasi capaian belajar selama satu tahun ajaran terakhir.
Dalam sambutan penutupnya, Kepala MI Tarbiyatul Athfal selaku Kamabigus, Sulaiman S. Pd. , menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan semangat seluruh peserta.
"Perkemahan Satu Muharram 1448 H ini bukan sekadar pergantian tahun hijriah atau akhir dari kalender akademik 2025/2026. Ini adalah momentum refleksi diri untuk melangkah lebih baik, baik dalam aspek spiritual maupun prestasi akademis ke depan," ujarnya.
Puncak acara penutupan ditandai dengan pengumuman dan penganugerahan penghargaan bagi Regu Tergiat. Penghargaan ini diberikan berdasarkan akumulasi penilaian kedisiplinan, kekompakan, kebersihan tenda, serta kemenangan dalam berbagai perlombaan orisinal yang digelar selama perkemahan.