Senin, 04 Mei 2026

Tetap Jaga Tradisi Mulia: Pembiasaan Rohani Tetap Berjalan Selama Pelaksanaan Ujian Madrasah di MI TAAT Wedung

MITAAT-Wedung, 4 Mei 2026 – Di tengah kesibukan pelaksanaan Ujian Madrasah Tahun Ajaran 2025/2026, MI Tarbiyatul Athfal (TAAT) terus memegang teguh nilai-nilai pendidikan karakter dan spiritual. Berbeda dengan anggapan bahwa suasana ujian hanya berfokus pada kemampuan akademik, madrasah ini tetap rutin melaksanakan serangkaian kegiatan pembiasaan rohani setiap pagi sebelum memulai sesi ujian.

Kegiatan yang dilaksanakan secara konsisten tersebut meliputi pembacaan doa bersama, pembacaan Asmaul Husna, serta pelaksanaan Sholat Dhuha bersama. Seluruh peserta ujian dan para guru pengawas melaksanakannya dengan khusyuk di masjid Al Falah Wedung

Kepala MI TAAT menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian tak terpisahkan dari sistem pendidikan di madrasah. "Ujian Madrasah adalah sarana mengukur kemampuan intelektual, namun kegiatan ibadah pagi adalah sarana memperkuat ketenangan hati dan kedekatan dengan Allah SWT. Kami ingin menanamkan kepada siswa bahwa ilmu yang bermanfaat lahir dari ketakwaan," ujar beliau.

Pembacaan Asmaul Husna dilakukan untuk menanamkan keyakinan dan menumbuhkan rasa optimis serta ketenangan jiwa para siswa dalam menghadapi soal-soal ujian. Sementara itu, Sholat Dhuha dilaksanakan sebagai wujud syukur atas nikmat akal dan ilmu, serta memohon kemudahan dalam mengerjakan ujian.

Para siswa tampak antusias dan melaksanakan rangkaian kegiatan tersebut dengan tertib. Banyak dari mereka mengaku merasa lebih tenang dan percaya diri setelah melaksanakan ibadah pagi sebelum masuk ke ruang ujian.

Dengan pelaksanaan kegiatan ini, MI TAAT menegaskan komitmennya dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kokoh dalam akidah dan berakhlak mulia.